Selasa, 21 Desember 2010

untuk mu Saudaraku yang kucintai karena Allah..



Saudaraku..
 pernahkah kalian kehilangan orang yang kalian sayangi?kehilangan untuk beberapa waktu atau untuk selamanya??saya rasa jawaban kalian mungkin “ya”..memang ketika kita kehilangan pasti kita akan sedih dan tidak menyadari bahwa semua itu titipan Allah.
Orang yang kita sayangi suatu saat akan meninggalkan kita perlahan-lahan. Orang tua, sanak saudara,tetangga kita, bahkan sahabat kita. Dan suatu saat kita yang akan meninggalkan orang-orang yang kita cintai. 
Bayangkanlah tatkala waktu yang berputar saat ini akhirnya terhenti. Bayangkanlah tatkala kepala kita semua akhirnya tertunduk menyesali setiap detik yang telah berlalu dan jiwa pun menjerit meminta kembali untuk diberi kesempatan berbuat kebaikan. Saat-saat dimana gelak tawa akan berganti dengan tangisan. Saat-saat dimana diri kita akhirnya terjaga dari tidur panjang penuh mimpi yang tidak kita sadari selama ini.
Karena sungguh ! Dimana jiwa ini berada dalam genggaman_NYA. Kita tak punya apa-apa atas diri kita, Sungguh ! kita ini binasa dan akan sirna bagai fatamorgana. Apa yang ada pada kita, hanyalah titipan. Semua akan diminta_NYA kembali. Karena itu, sungguh tak pantas diri kita berbuat "keburukan" walau hanya setitik embun yang kita kira akan lesap, kering terkena sinar matahari.
Dan ketika waktu berhenti dan di bangkitkan kembali. Kita tidak punya siapa-siapa kecuali Allah. Orang-orang yang kita cintai pun akan sibuk mengurus dirinya masing-masing. Namun ada satu cinta yang akan abadi. Cinta yang kadang kita sering melupakannya. Tidak pernah bersyukur atas kehadirannya. Yaa itulah cinta Yang Maha Mencintai. Ketika kita sendiri, Allah lah yang menemani kita. Ketika kita menangis, Allah lah yang menghitung air mata kita dan mengusapnya. Ketika kita meminta yang terbaik padaNya, Allah lah yang akan mengabulkannya. Sungguh, nikmat itu kadang kita lupakan. Kita sering terlarut-larut dalam mencintai dunia. Mengejarnya dan berniat menguasainya. Namun semua yang dilakukan karena dunia akan binasa.
Saudaraku..mungkin ini sedikit kutipan yang ku ambil dari judul lagu sebuah Band.
Aku hanyalah”manusia bodoh” yang mencintaiMu”setengah hati”. Karena “akal sehat”ini “lari dari kenyataan” dan tertipu oleh indahnya dunia. “haruskah ku mati” untuk mendapatkan “tiara” maafMu yang ku impikan sekarang?? “masih”  adakah “semenit waktu” agar aku bisa merenungi dosa-dosaku sebelum aku kembali kepadaMu??Aku ingin terbang ke “langit tujuh Bidadari” untuk menenangkan jiwaku yang hina ini.. aku ingin Engkau selalu ada di hatiku dan menjadi” belahan jiwaku”. Sambil Engkau berkata”jadikan Aku Raja” di hatimu.. setelah penyesalan yang ku raih, dosa-dosa yang melekat di jiwa ini,aku akan menjadikan Allah Raja di hatiku..dan aku takkan menduakanmu lagi.kini ku akan mencintaiMu dengan sepenuh hatiku.
Saudaraku,
Allah sangat mencintai kita, bisakah kita mencintai_Nya?????

Tidak ada komentar:

Posting Komentar